Friday, April 18, 2008

Toek

Cinta ...

Semalam aku bermimpi
Kau meninggalkan aku
Apakah itu pertanda Cinta?

Cinta ...

Aku tak ingin berjalan sendiri
Aku ingin selalu bersama Cinta
Akankah kau terus menemaniku Cinta?

Cinta ...

Sejak lama aku bercita-cita
Banyak sekali yang kuinginkan
Maukah kau meraihnya bersamaku Cinta?

Cinta ...

Hidup di dunia ini memang sementara
Perjanjian berat yang terjalin kan terbatasi oleh waktu
Mampukah jalinannya menembus batas ruang dan waktu Cinta?

Cinta ...

Kuakui diri ini sangat egois
Sering merasa kau jauh lebih egois
Sadarkah egoisme itu menjauhkan kita Cinta?

Cinta ...

Kau mengajarkanku banyak hal
tentang dunia, tentang hidup, tentang kita
Bisakah kita selamanya terus mempelajarinya Cinta?

Cinta ...

Aku tahu kau sangat lelah
Aku pun sering merasa lelah
Perlukah semua itu kita lakukan Cinta?

Cinta ...

Masih banyak lagi yang ingin kusampaikan
Tapi aku ingin menunggu sampai waktunya datang
Bukankah saat, cara, dan kata yang tepat akan lebih bermakna Cinta?
"ini bukan puisi. jadi, bacanya ga usah ribet2 ... biasa aja donk ah"

2 comments:

Anonymous said...

Mimpi itu mungkin sebuah pertanda. Maafkan aku kalau memang aku pernah berniat meninggalkanmu. Aku akan bertahan untuk senantiasa berjalan menemanimu meraih cita-citamu.

Aku sadar betapa rapuhnya dunia ini. Walaupun begitu aku akan menjaga ikatan kita sehingga mampu menembus ruang dan waktu seraya mengalahkan berbagai bentuk keegoisan yang muncul.

Aku dan kamu merasakan kelelahan yang sama dalam perjalanan ini. Tapi aku yakin kita mampu bertahan sambil terus belajar menjaga keutuhan ikatan di antara kita.

-Cinta

ratna aditia said...

hah??? @_@ *_* #_#