Thursday, February 17, 2005

Flash Back

Setelah mampir di dunia ini selama 23 tahun kusadari bahwa diriku ini belum menghasilkan karya apapun yang cukup berharga untuk bisa dibanggakan di akhirat nanti. Astagfirullah...semoga segala hal yang telah kulakukan di dunia selama ini pun tak sia2...itulah harapanku. Setelah mengalami masa2 sulit beberapa hari belakangan ini aku berharap Allah Yang Maha Penyayang akan memberiku kemudahan. Yang paling kuinginkan saat ini sih udah jelas...KP cepet kelar!!! ^_^. Betapa bahagianya kl dah bener2 ga mikirin KP lagi...luluuusss!!!...tweeewww...ngayal deh :P.

Jadi ingat masa2 aku kecil yang suka berperilaku seperti anak autis...mungkin emang sebenernya autis kali ya :)...ga tau deh. Aku suka banget menyendiri, menjauh dari orang2, ga peduli dengan apa yang terjadi di luar sana...akibatnya aku ga punya banyak teman, ga gaul, jumlah sahabatku bisa dihitung dengan satu tangan :D. Aku orang yang ga PD. Pertengahan cawu ke-2 Kelas 4 SD, aku pindah dari Depok ke Tangerang. Disini aku mulai mengalami perubahan. Aku mulai mencoba bergaul di lingkungan yang baru, mengubah cara gaulku yang biasanya ga pernah membaur. Aku mencoba untuk bisa "make friend" ke siapa saja sampai aku benar2 menemukan orang yg cocok untuk jadi sahabatku. Aku bisa dibilang ga cukup berhasil, mungkin karena aku terlalu sombong, ga banyak yang berani mendekatiku dan mau berteman denganku. Aku bahkan punya musuh yang sampai sekarang pun aku masih merasa tidak cocok bergaul dengannya...apakah ini karena karakter orang tersebut jauh berbeda dengan karakter diriku??? entahlah...

Ketika masuk SMP pun kondisiku masih tetap sama. Temanku masih saja sedikit, aku masih senang menyendiri, ga membaur dengan teman2 yang lain, dan selalu kelihatan sedih. Aku masih jadi orang yang ga PD :P tapi kali ini aku berubah jadi orang yang lebih cuek. Asli cuek banget...kaga ada peduli2nya acan ama lingkungan sekitar. Boro2 tau kl ada pengumuman yang ga penting, soal gosip yang beredar di sekolah pun aku ga pernah mau tahu. Duh, payah banget deh pokoknya. Aku hanya asik dengan duniaku sendiri, ga pernah terlibat kegiatan ekskul di sekolah...ga minat. Bahkan ekskul komputer yang diwajibkan pun aku ikuti dengan malas2an dan rasa terpaksa yang sangat, kadang kalo lagi kumat badungnya aku lebih memilih untuk bermalas-malasan di rumah. Tapi aku berhasil belajar banyak hal dari sahabat2ku kala itu...mereka yang pasti anak2 yang gaulnya ok punya lah :D...mereka mengajarkan padaku bagaimana memaknai sebuah pertemanan, bagaimana menghidupkan sebuah persahabatan sejati...bahkan dengan lawan jenis...ha3x saat itu bisa dibilang aku cewek paling ditakuti ama mayoritas cowok di sekolah yang aku kenal :P. Bener2 sebuah track record yg buruk :(. Koq aku bisa tahan berada dalam kondisi ini ya?

Memasuki SMU...duniaku mulai benar2 berubah. Aku ditakdirkan oleh Allah untuk mengenal salah seorang hamba-Nya yang cukup bijaksana dan bahkan seringkali sok bijaksana dalam menghadapi hidup ini. Aku pun mulai belajar untuk juga menjadi orang yang sok bijaksana :). Alhamdulillah...dengan mengenalnya, aku menjadi orang yang sama sekali berbeda. Dari orang yang cuek bebek ga pernah peduli, aku mulai peduli. Aku mulai merasakan indahnya sebuah pertemanan dan persahabatan sejati di dunia ini yang sebelumnya mungkin selalu kuabaikan begitu saja. Aku belajar banyak dalam hal komunikasi, aku mulai bisa mengungkapkan dengan baik kepada orang lain apa yang kurasakan. Aku ga lagi menyerupai makhluk autis :D. Meskipun aku menyadari dan mangakui bahwa semua itu masih belum sempurna bahkan hingga saat ini, aku tetap bisa merasakan bahwa semua itu memberiku ketenangan, kedamaian, kegembiraan, dan banyak hal yang positif dalam hidupku. Aku yang semula selalu diam ketika marah pada seseorang, kini aku berusaha untuk mengungkapkan ketidaksukaanku pada orang lain...tentunya dengan cara2 yang baik. Aku yang seringkali tak sadar bila orang lain marah padaku, kini berusaha untuk mengerti, memahami, dan mencoba berdamai tanpa ada perasaan kesal. Aku mencoba untuk lebih bisa meredam emosi. Aku sadari, aku orang yang emosinya meledak-ledak, naik-turun, unstable. Banyak orang menyangka aku marah ketika aku sedang berbicara padahal memang begitulah gaya bicaraku :). Aku sulit mengubahnya, akan sangat memaksakan diri jika aku mencoba merubah semua itu. Aku masih saja keras kepala dan egois.

Di Kuliah aku masih tetap sama, mungkin hanya jadi lebih sabar karena begitu banyak cobaan yang melanda. Aku mulai menjalani hari2 yang sulit, mulai meratapi nasibku terpuruk di tempat yang "masuknya sulit, keluarnya pun sulit" ^_^. Tapi mencoba untuk bertahan dengan bersabar dan menguatkan kesabaran tentunya akan lebih utama daripada berputus asa. Toh, aku masih bisa menjalani hari2 bahagia disela-sela masa sulit yang kualami. Semoga di usia 23 tahun ini aku bisa menyelesaikan semuanya. Melewati masa2 tersulit dalam hidupku dan berhasil memberi kelegaan sekaligus kebahagiaan di hati kedua orangtuaku. Amin.
"Bersabarlah dan kuatkanlah kesabaranmu"

No comments: